Kumpulan Lengkap Soal UN SMA 2014 + Kunci Jawaban Soal UN SMA 2014

     Ujian Nasional (UN) 2014 telah selesai, kita bisa mempelajarinya untuk persiapan tahun berikutnya, mungkin saja UN tahun depan masih ada, kabarnya kisi-kisi soal UN tahun 2014/2015 masih akan sama. Jadi persiapan sejak dini akan lebih bagus dengan berlatih, melahap, mencerna, memahami kosenp-konsep kimia pada berbagai soal UN Kimia SMA/MA (IPA) 2014. Untuk itu silakan download  soal UN Kimia SMA/MA (IPA) 2014 terlebih dahulu pada pranala pada bagian bawah tulisan ini. Saya yakin jika hanya menyelesaikan soal UN saja semua bisa.

Soal antar daerah bisa jadi berbeda tidak sama persis, meskipunpada paket yang saya upload ini dipastikan terdapat kesamaan soal karena penyusunannya berdasarkan acakan soal saja.
Peng-kode-an saya gunakan nama senyawa pertama yang ada di soal nomor 1lambang unsur di soal nomor 2, dan jika ada kesamaan dengan paket lain saya tambahi dengan nama senyawa di soal nomor 4.
Berikut ini adalah 20 paket soal UN Kimia 2014 yang baru diujikan di daerah saya. Untuk pembahasan  soal UN kimia tahun 2014 ini menyusul. File berformat pdf ukuran file tidak lebih dari 1 MB. Jika berniat mengonversi menjadi file dokumen (doc/docx) sila gunakan aplikasi pdf converter, dijamin bisa deh, mungkin akan membantu dalam penyusunan soal try out atau latihan soal jelang UN tahun 2015 nanti.
  1. UN Kimia 2014 CH4-L28-CHCL3
  2. UN Kimia 2014 CH4-L28-H2O
  3. UN Kimia 2014 CH4-M22
  4. UN Kimia 2014 CH4-V23
  5. UN Kimia 2014 CH4-X23

  1. UN Kimia 2014 CH4-X24-CHCL3
  2. UN Kimia 2014 CH4-X24-HCL
  3. UN Kimia 2014 CH4-X26
  4. UN Kimia 2014 CH4-Z39
  5. UN Kimia 2014 CO2-V23

  1. UN Kimia 2014 CO2-X23
  2. UN Kimia 2014 CO2-X26
  3. UN Kimia 2014 H2O-L28
  4. UN Kimia 2014 H2O-V23
  5. UN Kimia 2014 H2O-X23

  1. UN Kimia 2014 HCL-M22
  2. UN Kimia 2014 HCl-Z39
  3. UN Kimia 2014 SiCl4-M22
  4. UN Kimia 2014 SiCl4-X24
  5. UN Kimia 2014 SiCL4-Z39

Berikut ini adalah pengelompokkan soal-soal dari paket soal yang ada, berdasarkan nomor-nomor soal. Berharap siapapun dapat mempelajari karakter soal kimia UN 2014 ini.
----
Ujian Nasional (UN) 2014 telah selesai, kita bisa mempelajarinya untuk persiapan tahun berikutnya, mungkin saja UN tahun depan masih ada, kabarnya kisi-kisi soal UN tahun 2014/2015 masih akan sama. Jadi persiapan sejak dini akan lebih bagus dengan berlatih, melahap, mencerna, memahami kosenp-konsep matematika pada berbagai soal UN Matematika SMA/MA (IPA) 2014. Untuk itu silakan download  soal UN Matematika SMA/MA (IPA) 2014 terlebih dahulu pada pranala pada bagian bawah tulisan ini. Saya yakin jika hanya menyelesaikan soal UN saja semua bisa.
Soal antar daerah bisa jadi berbeda tidak sama persis, namun diyakini mirip karena mengacu pada kisi-kisi yang sama, meskipun pada paket yang saya upload ini dipastikan terdapat kesamaan soal karena penyusunannya berdasarkan acakan soal saja.
Peng-kode-an nama file pada soal UN Matematika SMA/MA (IPA) Tahun 2014 ini saya gunakan angka pembilang pada pecahan soal no 3 dan angka pembilang pecahan pada soal no 4 dengan format (kode pertama)–(kode kedua).kode pertama no 3kode kedua mat ipa no 3Jadi soal tersebut nama filenya adalah UN Mat-IPA 2014 3a-2b3c45
Berikut ini adalah 17 paket soal UN Matematika SMA/MA (IPA) Tahun 2014 yang baru diujikan di daerah saya. Hanya terdapat 17 paket soal yang berbeda. File berformat pdf ukuran file tidak lebih dari 500 KB. Jika berniat mengonversi menjadi file dokumen (doc/docx) sila gunakan aplikasi pdf converter, mungkin akan membantu dalam penyusunan soal try out atau latihan soal jelang UN tahun 2015 nanti.
  1. UN Mat-IPA 2014 3a-2b3c4–5
  2. UN Mat-IPA 2014 3a-2b3c4–12
  3. UN Mat-IPA 2014 3a-2b3c4–21
  4. UN Mat-IPA 2014 3a-2bc-3–5
  5. UN Mat-IPA 2014 3a-2bc-3–12
  6. UN Mat-IPA 2014 4a2b2c–5
  7. UN Mat-IPA 2014 4a-2b2c–9
  8. UN Mat-IPA 2014 4a-2b2c–21
  9. UN Mat-IPA 2014 4a-3b-5c–5
  10. UN Mat-IPA 2014 4a-3b-5c–6
  11. UN Mat-IPA 2014 4a-3b-5c–12
  12. UN Mat-IPA 2014 9a2b-1c3–9
  13. UN Mat-IPA 2014 9a2b-1c3–12
  14. UN Mat-IPA 2014 9a2b-1c3–21
  15. UN Mat-IPA 2014 a3b-2c–5
  16. UN Mat-IPA 2014 a3b-2c–12
  17. UN Mat-IPA 2014 ab-3c-2–12
Semoga bermanfaat.
source : Urip Kalteng
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kunci Jawaban dan Pembahasan Latihan Soal UN dan SNMPTN/PTS 2014

PEMBAHASAN LATIHAN SOAL IPA PAKET  A

PEMBAHASAN LATIHAN SOAL IPA PAKET  B


PEMBAHASAN LATIHAN SOAL IPS PAKET  A

PEMBAHASAN LATIHAN SOAL IPS PAKET  B


source : Esaunggul

Adik-adik juga dapat melihat pembahasan dengan video oleh situs ini > zenius Indonesia <

Situs Informasi Ujian Nasional ujiannasional.org

TERIMAKASIH , SEMOGA ADIK-ADIK SUKSES LULUS UN TAHUN INI , DAN MASUK PTN PILIHAN DENGAN NILAI UN MEMUASKAN ! AMiiin

Soal lain bisa request di kolom komentar dibawah :)

MAJAS Bahasa Indonesia | Majas dalam Puisi beserta Pengertian Majas

1.    Pengertian Majas
       Majas atau biasa disebut dengan gaya bahasa merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam dunia sastra, karena majas memberi penguatan tersendiri terhadap suatu karya sastra baik Puisi, Prosa dan Drama. Menurut KBBI (2008: 969) majas adalah cara melukiskan sesuatu dengan jalan menyamakan dengan sesuatu yang lain atau kiasan. Sedangkan pengertian majas seperti yang dikutip pada Wikipedia adalah pemanfaatan kekayaan bahasa, pemakaian ragam tertentu untuk memperoleh efek-efek tertentu, keseluruhan ciri bahasa sekelompok penulis sastra dan cara khas dalam menyampaikan pikiran dan perasaan, baik secara lisan maupun tertulis.




2.    Jenis-Jenis Majas
       Pada sebuah puisi biasanya memberikan atau menentukan diksi yang baik terhadap karyanya, diksi tersebut juga biasanya bersifat kiasan. Dalam Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas menyatakan ada empat jenis majas yaitu:

a.    Majas perbandingan
1)     Alegori: Menyatakan dengan cara lain, melalui kiasan atau penggambaran. Contoh: Perjalanan hidup manusia seperti sungai yang mengalir menyusuri tebing-tebing, yang kadang-kadang sulit ditebak kedalamannya, yang rela menerima segala sampah, dan yang pada akhirnya berhenti ketika bertemu dengan laut.

2)      Alusio: Pemakaian ungkapan yang tidak diselesaikan karena sudah dikenal. Contoh: Sudah dua hari ia tidak terlihat batang hidungnya.

3)   Simile: Pengungkapan dengan perbandingan eksplisit yang dinyatakan dengan kata depan dan penghubung, seperti layaknya, bagaikan, " umpama", "ibarat","bak", bagai". contoh: Kau umpama air aku bagai minyaknya, bagaikan Qais dan Laila yang dimabuk cinta berkorban apa saja.

4)  Metafora: Pengungkapan berupa perbandingan analogis dengan menghilangkan kata seperti layaknya, bagaikan, dllcontoh: Waspadalah terhadap lintah darat

5)    Antropomorfisme: Metafora yang menggunakan kata atau bentuk lain yang berhubungan dengan manusia untuk hal yang bukan manusia.

6)   Sinestesia: Majas yang berupa suatu ungkapan rasa dari suatu indra yang dicurahkan lewat ungkapan rasa indra lainnya.

7)        Antonomasia: Penggunaan sifat sebagai nama diri atau nama diri lain sebagai nama jenis.

8)        Aptronim: Pemberian nama yang cocok dengan sifat atau pekerjaan orang.

9)    Metonimia: Pengungkapan berupa penggunaan nama untuk benda lain yang menjadi merek, ciri khas, atau atribut.

10)  Hipokorisme: Penggunaan nama timangan atau kata yang dipakai untuk menunjukkan hubungan karib.

11)    Litotes: Ungkapan berupa penurunan kualitas suatu fakta dengan tujuan merendahkan diri.

12)    Hiperbola: Pengungkapan yang melebih-lebihkan kenyataan sehingga kenyataan tersebut menjadi tidak masuk akal.

13)  Personifikasi: Pengungkapan dengan menggunakan perilaku manusia yang diberikan kepada sesuatu yang bukan manusia.

14)    Depersonifikasi: Pengungkapan dengan tidak menjadikan benda-benda mati atau tidak bernyawa.

15)    Pars pro toto: Pengungkapan sebagian dari objek untuk menunjukkan keseluruhan objek.

16)    Totum pro parte: Pengungkapan keseluruhan objek padahal yang dimaksud hanya sebagian.

17)    Eufimisme: Pengungkapan kata-kata yang dipandang tabu atau dirasa kasar dengan kata-kata lain yang lebih pantas atau dianggap halus.

18)    Disfemisme: Pengungkapan pernyataan tabu atau yang dirasa kurang pantas sebagaimana adanya.

19)    Fabel: Menyatakan perilaku binatang sebagai manusia yang dapat berpikir dan bertutur kata.

20)    Parabel: Ungkapan pelajaran atau nilai tetapi dikiaskan atau disamarkan dalam cerita.

21)    Perifrasa: Ungkapan yang panjang sebagai pengganti ungkapan yang lebih pendek.

22)    Eponim: Menjadikan nama orang sebagai tempat atau pranata.

23) Simbolik: Melukiskan sesuatu dengan menggunakan simbol atau lambang untuk menyatakan maksud.

24)    Asosiasi: perbandingan terhadap dua hal yang berbeda, namun dinyatakan sama.

b.   Majas sindiran
1)        Ironi: Sindiran dengan menyembunyikan fakta yang sebenarnya dan mengatakan kebalikan dari fakta tersebut.

2)        Sarkasme: Sindiran langsung dan kasar.

3)        Sinisme: Ungkapan yang bersifat mencemooh pikiran atau ide bahwa kebaikan terdapat pada manusia (lebih kasar dari ironi).

4)        Satire: Ungkapan yang menggunakan sarkasme, ironi, atau parodi, untuk mengecam atau menertawakan gagasan, kebiasaan, dll.

5)        Innuendo: Sindiran yang bersifat mengecilkan fakta sesungguhnya.

c.    Majas penegasan
1)        Apofasis: Penegasan dengan cara seolah-olah menyangkal yang ditegaskan.
2)        Pleonasme: Menambahkan keterangan pada pernyataan yang sudah jelas atau menambahkan keterangan yang sebenarnya tidak diperlukan.
3)        Repetisi: Perulangan kata, frasa, dan klausa yang sama dalam suatu kalimat.
4)        Pararima: Pengulangan konsonan awal dan akhir dalam kata atau bagian kata yang berlainan.
5)        Aliterasi: Repetisi konsonan pada awal kata secara berurutan.
6)        Paralelisme: Pengungkapan dengan menggunakan kata, frasa, atau klausa yang sejajar.
7)        Tautologi: Pengulangan kata dengan menggunakan sinonimnya.
8)        Sigmatisme: Pengulangan bunyi "s" untuk efek tertentu.
9)        Antanaklasis: Menggunakan perulangan kata yang sama, tetapi dengan makna yang berlainan.
10)    Klimaks: Pemaparan pikiran atau hal secara berturut-turut dari yang sederhana/kurang penting meningkat kepada hal yang kompleks/lebih penting.
11)     Antiklimaks: Pemaparan pikiran atau hal secara berturut-turut dari yang kompleks/lebih penting menurun kepada hal yang sederhana/kurang penting.
12)     Inversi: Menyebutkan terlebih dahulu predikat dalam suatu kalimat sebelum subjeknya.
13)    Retoris: Ungkapan pertanyaan yang jawabannya telah terkandung di dalam pertanyaan tersebut.
14)     Elipsis: Penghilangan satu atau beberapa unsur kalimat, yang dalam susunan normal unsur tersebut seharusnya ada.
15)     Koreksio: Ungkapan dengan menyebutkan hal-hal yang dianggap keliru atau kurang tepat, kemudian disebutkan maksud yang sesungguhnya.
16)     Polisindenton: Pengungkapan suatu kalimat atau wacana, dihubungkan dengan kata penghubung.
17)    Asindeton: Pengungkapan suatu kalimat atau wacana tanpa kata penghubung.
18)    Interupsi: Ungkapan berupa penyisipan keterangan tambahan di antara unsur-unsur kalimat.
19)    Ekskalamasio: Ungkapan dengan menggunakan kata-kata seru.
20)    Enumerasio: Ungkapan penegasan berupa penguraian bagian demi bagian suatu keseluruhan.
21)    Preterito: Ungkapan penegasan dengan cara menyembunyikan maksud yang sebenarnya.
22)    Alonim: Penggunaan varian dari nama untuk menegaskan.
23)    Kolokasi: Asosiasi tetap antara suatu kata dengan kata lain yang berdampingan dalam kalimat.
24)    Silepsis: Penggunaan satu kata yang mempunyai lebih dari satu makna dan yang berfungsi dalam lebih dari satu konstruksi sintaksis.
25)    Zeugma: Silepsi dengan menggunakan kata yang tidak logis dan tidak gramatis untuk konstruksi sintaksis yang kedua, sehingga menjadi kalimat yang rancu.

d.  Majas pertentangan
1)   Paradoks: Pengungkapan dengan menyatakan dua hal yang seolah-olah bertentangan, namun sebenarnya keduanya benar.
2)   Oksimoron: Paradoks dalam satu frasa.
3)   Antitesis: Pengungkapan dengan menggunakan kata-kata yang berlawanan arti satu dengan yang lainnya.
4)   Kontradiksi interminus: Pernyataan yang bersifat menyangkal yang telah disebutkan pada bagian sebelumnya.
5)    Anakronisme: Ungkapan yang mengandung ketidaksesuaian dengan antara peristiwa dengan waktunya.

Video Animasi (stop motion) Siswa STM/SMK

Setelah lama sekali saya tidak post artikel baru, kali ini saya post artikel tentang video hasil karya siswa SMKN 2 Wonosari, kalau dilihat masih kaku maklum masih belajar, disini saya selaku admin ingin membantu teman dalam mempublikasikan animasi hasil karya anak Multimedia, saya harap pengunjung dapat menyempatkan melihat sesaat dan menge_klik tombol like di video ini karena satu klik anda berjuta terimakasih di ucapkan sang pembuat animasi.
terimakasih atas partisipasinya


GEMPAR NOL NOL SATU (alias potongan wajib siswa STM)

STOP MOTION CEWEK STM GOOD ( alias tata busana cewek STM)

STOP MOTION UNIFORM (alias jadwal seragam)
http://youtu.be/3Ma7mlF7lJM

atau langsung tonton video dibawah ini :



  • GEMPAR NOL NOL SATU





  • POTONGAN RAMBUT STM 001 (BERAUDIO)





  • STOP MOTION CEWEK STM GOOD




  • STOP MOTION UNIFORM



SEMOGA INI ADALAH AWAL DARI KESUKSESAN MEREKA



Kumpulan Puisi Ramadhan

Berhubung ini adalah bulan Ramadhan, Kesempatan kali ini saya share Kumpulan-kumpulan Puisi Ramadhan, puisi ini dapat kalian gunakan dengan sepantasnya, dan jangan lupa jika meng_copy atau mencetak puisi ini, harap mencantumkan penciptanya

Puisi Ramadhan : DOA DAN HARAPAN
Lirihku semoga jadi doa
Tangisanku semoga jadi sesal
Nafasku semoga jadi tasbih
Tatapanku semoga jadi rahmat
Perkenankanlah Ya Rabb…

Harapanku semoga jadi kenyataan
Resahku semoga jadi jawaban
Deritaku semoga jadi kesabaran
Pelitaku semoga jadi impian
Kabulkanlah Ya Rabb…

Doa di dalam sujud dan ruku
T’lah menghadirkan cahaya
Melaksanakan kepingan sisa harapan
Tuk meraih ampunanMu … Ya Rabb
Ely K.
(November 2003)
Ramadhan 1424H


Puisi Ramadhan : Malam Ramadhan
Malam ini, kan ku rangkai jerit suara hati
Kan ku ukir disetiap jiwaku ini
Wahai malam yang sunyi, dapatkah kau memberi arti
Pekatnya malam gulita yang kau beri

Wahai sunyi aku rapuh, aku hampa tak berarti
Bila tak ada kasih pelita yang menghampiri
Hatiku resah hatiku galau tak bertepi
Andai tak ada kasih yang abadi

Ya Allah yang abadi
Berilah kamu petunjuk walau jalan itu berduri
Berilah kami kekuatan hati lapang hidup ini
Agar setiap galau yang menghampiri
Dapat kami suruh untuk pergi dan tak kembali

Ya Allah yang maha suci
Sucikanlah kami dan hati kami ini
Agar aku tak sesat, tak tenggelam di samudra sunyi
Abadilah kamu, abadilah cinta nurani


Puisi Ramadhan : Mu’jizat Di Atas Doa
Segudang harapan manusia
Tersimpan dalam kata – kata
Terpanjatkan bersama untaian suara
Yang berisi harapan tuk kehidupan

Untukmu para siswa Indonesia,
Untaian harapanmu tersimpan dalam doa.
Terus dan teruslah berdoa
Mendekatlah kepada sang pencipta

Kuasa ada bersamaNya
Tak perlu kau resah
Apabila harapan tidak terwujudkan
Janganlah berputus asa dan tetap berdoa
Karena doa adalah mu’jizatNya
Puisi Ramadhan : Tuhanku Aku Mengadu
Aku kecil di kala dulu berada
Tak satupun tahu hasrat yang kusimpan
Di saat waktu terus berputar
Di kala usia bertambah angka

Tuhan bolehkah aku bicara padamu ?
Sekarang aku sudah besar
Detik demi detik kulewati bersamaMu
Senang dan sedih kulalui dengan mengenalMu

Tuhan aku punya hasrat
HambaMu punya timbunan cita –cita
Wujudkanlah di kala aku besar nanti
Tuhan, ku percaya engkaulah pengatur jagad raya
penentu segala takdir ini

Puisi Ramadhan : DI PENGHUJUNG RAMADHAN
Kala kerinduan belumlah usai
Kala penghayatan dalam doa belumlah sempurna
Menapaki lajunya perjalanan yang tiada henti
Menyusuri lorong yang penuh liku menghadang

Kuingin Kau basuh dalam renunganku
Saat Kau pancarkan cahaya dalam bulan nan mulia
Mengharapkan ampunan dalam sujudku yang panjang
Masihkah kan kupalingkan wajah ini?

Ingin kuhapus semua noda dan dosa
Ingin kuhempas semua kobaran emosi dalam dada
Meluruhkan jiwa yang sarat dengan hasrat
Tenggelam dalam tangisan penuh sesal

Sanggupkah kan kutapaki hariku?
Menyongsong esok yang t’lah siap menanti
Semoga di penghujungmu ya Ramadhan
Ampunan Illahi kan terpancar lewat pribadi nan luhur
Ely K.
(November 2003)
Ramadhan 1424H


MENCARI SEBUAH MASJID
Oleh Taufiq Ismail
Aku diberitahu tentang sebuah masjid,
yang tiang-tiangnya dari pepohon di hutan, fondasinya batu karang dan pualam pilihan
atapnya menjulang tempat bersangkutnya awan dan kubahnya tembus pandang,
berkilauan digosok topan kutub utara dan selatan
Aku rindu dan mengembara mencarinya.

Aku diberitahu tentang sepenuh dindingnya yang transparan,
dihiasi dengan ukiran kaligrafi Qur’an dengan warna platina dan keemasan
bentuk daun-daunan sangat teratur serta sarang lebah demikian geometriknya
ranting dan tunas berjalin bergaris-garis gambar putaran angin
Aku rindu dan mengembara mencarinya.

Aku diberitahu tentang sebuah masjid
yang menara-menaranya menyentuh lapisan ozon dan menyeru azan tak habis-habisnya membuat lingkaran mengikat pinggang dunia kemudian nadanya yang
lepas-lepas disulam malaikat jadi renda benang emas yang memperindah ratusan juta sajadah di setiap rumah tempatnya singgah
Aku rindu dan mengembara mencarinya.

Aku diberitahu tentang sebuah masjid
yang letaknya dimana bila waktu azan lohor engkau masuk kedalamnya
engkau berjalan sampai waktu ashar, tak kan capai saf pertama
sehingga bila engkau tak mau kehilangan waktu, bershalatlah di mana saja
di lantai masjid ini yang besar luar biasa
Aku rindu dan mengembara mencarinya

Aku diberitahu tentang ruangan disisi mihrabnya
yaitu sebuah perpustakaan tak terkata besarnya dan orang-orang dengan tenang membaca di dalamnya, di bawah gantungan lampu-lampu kristal terbuat dari berlian
yang menyimpan cahaya matahari, kau lihat bermilyar huruf dan kata masuk
beraturan ke susunan syaraf pusat manusia dan jadi ilmu berguna
di sebuah pustaka yang bukunya berjuta-juta terletak disebelah menyebelah masjid kita
Aku rindu dan mengembara mencarinya

Aku diberitahu tentang sebuah masjid
yang beranda dan ruang dalamnya tempat orang-orang bersila bersama dan
bermusyawarah tentang dunia dengan hati terbuka dan pendapat bisa berlainan
namun tanpa pertikaian dan kalaupun ada pertikaian bisalah diuraikan dalam simpul
persaudaraan sejati dalam hangat sajadah yang itu juga terbentang
di sebuah masjid yang sama
Tumpas aku dalam rindu. Mengembara mencarinya
Dimanakah dia gerangan letaknya?

Pada suatu hari aku mengikuti matahari
ketika dipuncak tergelincir sempat lewat seperempat kwadran turun ke barat dan
terdengar merdunya azan di pegunungan, dan akupun melayangkan pandangan
mencari masjid itu kekiri dan kekanan, ketika seorang tak kukenal membawa sebuah
gulungan, dia berkata “Inilah dia masjid yang dalam pencarian tuan”
dia menunjuk tanah ladang itu dan di atas lahan pertanian dia bentangkan secarik
tikar pandan kemudian dituntunnya aku ke sebuah pancuran
airnya bening dan dingin mengalir teraturan, tanpa kata dia berwudlu duluan.
Akupun di bawah air itu menampungkan tangan, ketika kuusap mukaku,
kali ketiga secara perlahan, hangat air yang terasa bukan dingin
Kiranya demikianlah air pancuran bercampur dengan air mataku yang bercucuran.

Puisi Ramadhan 2010 : Puasa
Kalau masih terhangus sambaran halilintar
Kalau masih ngeri kunyahan gigi macan
Kalau masih benjol oleh lemparan batu
Kalau masih lepuh kala terbakar api
Ingatlah konsekuensi tidak berpuasa
karena dahsyatnya siksa neraka
berlipat ganda pedihnya sakit dunia

Puisi Ramadhan : DOA RAMADHAN
Ya Allah…..
Dalam dekapan Ramadhan suci ini
Berikan hambamu ini kesadaran
Betapa bulan ini adalah gudang
Yang menyimpan stok rahmat
Dalam sepuluh ruang tamunya
Berikan pada hamba
Makna luas ruang maghfirahMu
Yang tersembunyi dalam sepuluh ruang keluarga
Tancapkan keyakinan pada diri hamba tentang janjiMu
Yang terlukis dalam sepuluh ruang tidur bulanMu
Menggambar kebebasa dari api abadiMu
Ya Allah…
Hamba ingin menjadi penebar ayat-ayatmu
Merangkul tiang rumahMu
MerayuMu tiap malam
MengingatMu dalam dua puluh gerak istirahatku
MenjengukMu dalam detik-detik sahurku
Menemani mata hati mengelilingi hari-hariMu
Ya Allah…
Hamba bersimpuh dalam belai kuasamu
Mengakui kelemahan dan kesalahn Nafsi
Membeberkan aib sendiri
Membuka rajasia pribadi
KepadaMu !
Menggorek dosa-dosa satu persatu
Berharap siraman deras ampunanMu
Ya Allah…..
Bersama laju bulah penuh rahmah ini
Hamba lomtarkan ide-ide hamba
Menjelaskan Planning
Mendiskusikan visi masa depan
Mengadukan keinginan
Menumpuk harapan-harapan
Dan meletakanya diatas tanganMu
Ya Allah…
Sedikit sekali yang kminta
Dalam luas kuasamu yang terbuka
Ramadhan,kairo 2001

Puisi : Ramadhan yang Indah
Mungkin kita tidak tau
Kapan kita mati dan hidup
Mungkinkah kita bisa
Berpuasa di saat bulan Ramadhan ini

Janganlah engkau tidak
Berpuasa hanya karena
Tidak kuat menahan hawa
Nafsu yang terus berdatangan
Kita sebagai manusia

Adalah makhluk Allah Swt
Yang sempurna, yang punya
Akal pikiran yang jernih
Saat kita melakukan dosa

Dan kesalahan yang sudah
Kita perbuat setiap kita
Melangkah dan berjalan
Hanya dengan berpuasa

Dan sholatlah
Dosa kita bisa hilang dikit
Demi sedikit walupun dosa kita
Yang kita perbuat banyak
Marilah kita berpuasa di bulan
Ramadhan yang indah ini
Dan bertobatlah sebelum nyawa kita
Diambil oleh Allah SWT

Puisi Ramadhan : Bila Ramadhan Memanggilmu
Bila Ramadhan memanggilmu
Mengetuk pintu hidupmu
Sambut ia sepenuh rindu
Dekap ia sepenuh cinta

Dan biarkan jemari indahnya
Merengkuhmu dalam istana ampunan-Nya
Bila Ramadhan memanggilmu
Sambutlah ia seumpama tamu istimewa

Kenanglah kelopak hari-hari
Yang telah luruh berguguran
Kenanglah seumpama pertanda
Bagi engkau sang penerus perjalanan

Bersiap menjemput giliran
Bila tak lagi kau jumpai ia
Ramadhan di tahun depan
Bila Ramadhan memanggilmu

Bersihkan hati dari segala dengki
Sucikan jiwa dari segala prasangka
Bersihkan raga dari segala dosa
Bila Ramdhan memanggilmu
Berlarilah menjemput panggilan-Nya

Diatas adalah berbagai kumpulan puisi ramadhan yang sangat islami, dan contoh yang ditampilkan oleh blog bintang diatas, diberikan dari karya besar buatan taufik ismail sampai dengan buatan anak sekolah. Setiap kata-kata diatas digunakan bertujuan untuk menyambut bulan suci dan penuh berkah ini. Sehingga kita sebagai manusia bisa menyambutnya dengan penuh suka cita salah satunya ya melalui cara ini, membuat sebuah puisi.
Nah bagi saudara-saudari disini penggemar blogbintang.com, bisa juga kok mengirimkan puisi kalian disini. Temanya tentunya berhubungan dengan bulan ramadhan maupun yang berhubungan dengan puasa. Boleh juga berhubungan dengan sesuatu yang islami contoh : ibadah sholat maupun zakat. Silahkan dikirim melalui form komentar, kami tunggu ya disini, Boleh kok menuliskan puisi dari taufik ismail ataupun pujangga muslim lainnya disini.
free counters